Matangkan Persiapan Tenas PADK 2026, Panitia Lakukan Survei Maraton: Seksi Acara Jadi Motor Penggerak

JAKARTA – Panitia Temu Nasional (Tenas) PADK 2026 terus bergerak cepat mematangkan persiapan acara akbar yang akan digelar di Jakarta. Demi memastikan kenyamanan peserta dan kelancaran acara, perwakilan panitia dari berbagai bidang melakukan survei lapangan secara intensif ke sejumlah lokasi wisata dan sejarah di Ibu Kota, Senin (16/2).

Peran Vital Seksi Acara

Dalam survei kali ini, Seksi Acara diwakili langsung oleh Kak Lia. Kehadiran perwakilan bidang ini sangat krusial, mengingat Seksi Acara merupakan "motor" atau penggerak utama dari keseluruhan kegiatan.

Tim ini memikul tanggung jawab besar untuk memberikan pengalaman terbaik dan menyuguhkan alur kegiatan yang tidak hanya rapi, tetapi juga membekas di hati para peserta. Tanggung jawab ini meliputi kurasi konten acara yang menarik, pengaturan waktu yang presisi, hingga penciptaan suasana kekeluargaan yang menjadi ciri khas Tenas.

Meskipun anggota tim acara lainnya berhalangan hadir karena kesibukan kerja, Kak Lia memastikan hasil survei langsung didiskusikan secara intensif melalui grup koordinasi agar seluruh tim tetap satu visi.

Sinergi Lintas Bidang dan Pendampingan Senior

Survei ini juga menjadi ajang kolaborasi solid antar-divisi. Hadir pula Kak Yudhi dan Mas Bambang dari Bidang Transportasi dan Akomodasi, serta Mbak Tipuk dari Bidang Humas.

Kolaborasi ini diperkuat dengan pendampingan khusus dari Ka Nunung, sosok senior yang telah berpengalaman mengikuti 21 kali gelaran Tenas. Masukan dari Ka Nunung dinilai sangat berharga dalam menilai kelayakan lokasi (venue) serta kenyamanan bagi peserta dari berbagai usia.

Sinergi antara Kak Lia (Acara) dengan Ka Yudhi dan Mas Bambang (Transportasi) difokuskan untuk menghitung estimasi waktu tempuh antar-lokasi dan memastikan kapasitas kantong parkir kendaraan, sehingga rundown acara yang disusun nantinya benar-benar realistis dan nyaman.

Eksplorasi Budaya Betawi di Setu Babakan

Salah satu lokasi utama yang disurvei adalah Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Di lokasi ini, panitia memproyeksikan peserta dapat merasakan pengalaman budaya yang autentik.

"Di sini peserta bisa mengenal kebudayaan Betawi lebih dekat, melihat kesenian tari, hingga berfoto mengenakan baju adat Betawi," ungkap panitia.

Tim survei juga melakukan kurasi kuliner dengan mencicipi hidangan khas seperti Laksa, Kerak Telor, Soto Betawi, hingga minuman unik Coffee Beer dan Saparila. Hal ini dilakukan untuk menjamin kepuasan selera para peserta nanti.

Rencana Lanjutan

Karena Planetarium Jakarta tutup pada hari Senin, survei dijadwalkan berlanjut pada Selasa ini dengan tujuan Monumen Nasional (Monas), Masjid Istiqlal, dan Planetarium.

Meskipun Monas dan Istiqlal pernah dikunjungi sebelumnya, survei ulang ini dirasa perlu dilakukan bersama Bidang Logistik dan Humas guna sinkronisasi final terkait manajemen waktu dan pergerakan peserta di lapangan.

Ads
Lebih baru Lebih lama