"Kembali ke bumi perkemahan bukan sekadar menapakkan kaki di atas tanah yang sama, melainkan menghidupkan kembali degup jantung persahabatan yang pernah ditempa di masa itu."
Tenas PADK -- Atmosfer hari pertama pelaksanaan Temu Nasional (Tenas) Purna Aktivis Dewan Kerja (PADK) ke-22 mendadak cair dan penuh kehangatan. Selepas proses registrasi yang tertib di Tavia Heritage Hotel—hotel bintang empat bernuansa klasik Batavia di Cempaka Putih serta pembagian snack box selamat datang, rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan ibadah Salat Jumat bersama.
Usai menunaikan Salat Jumat di basement Tavia Hotel, gelombang peserta langsung bergerak menuju armada bus penjemputan (Bus 1, Bus 2, dan Bus 3) yang dikawal langsung oleh para Liaison Officer (LO) muda. Perjalanan darat yang meluncur menuju salah satu situs paling bersejarah, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, seketika berubah menjadi ruang temu yang riuh. Sepanjang perjalanan, suasana di dalam bus diwarnai gelak tawa dan obrolan lepas antar peserta maupun panitia yang saling melepas cerita reuni.
Setibanya di Buperta Cibubur, rombongan disambut secara khusus oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Bachtiar Utomo. Di hadapan para purna aktivis, Kak Bachtiar menyampaikan sambutan pembuka yang sarat makna dan kekeluargaan. Selain menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Kwarnas yang berhalangan hadir karena bersamaan dengan agenda Jota-Joti, Sekjen Kwarnas melontarkan kalimat-kalimat segar yang langsung mengundang gelak tawa peserta.
"Silakan dikenang kembali masa-masa dulu di sini—mungkin ada yang dulunya masih pacaran di tempat ini, dan sekarang sudah resmi menjadi suami istri," ujar Kak Bachtiar di tengah sambutannya, menyulut senyum dan riuh tepuk tangan hadirin.
Dalam arahannya, Kak Bachtiar juga mengenang kembali bagaimana peran besar Gerakan Pramuka saat masa pandemi COVID-19, di mana para anggota pramuka turun tangan membantu masyarakat secara masif. Selain itu, ia turut membagikan cerita dan kesan mendalam mengenai keseruan perhelatan Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur yang dirancang dengan berbagai fasilitas modern, termasuk keberadaan minizoo yang lengkap serta kawasan Center of Excellence.
"Kenapa diberi nama Center of Excellence? Di sini pramuka diajarkan dan diperlihatkan bahwa ada pusat keunggulan di mana terdapat sayuran, buah, bunga, dan berbagai hal produktif lainnya," jelas Kak Bachtiar, seraya berharap para peserta terkesan dan dapat menceritakan kembali pengalaman luar biasa ini sekembalinya ke daerah masing-masing.
Usai rangkaian penyambutan dan sambutan hangat tersebut, agenda hari pertama dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama yang disiapkan langsung di lokasi perkemahan, sebelum rombongan bersiap melanjutkan perjalanan sore menuju pesisir modern Pantai Indah Kapuk (PIK).
Penyambutan resmi di Cibubur ini berhasil membakar semangat para peserta, menegaskan bahwa jiwa Kepramukaan dan ikatan persaudaraan para purna aktivis tidak pernah lekang oleh gerusan waktu.



