Diterima Pengurus Istiqlal dan Humas Katedral: Rombongan Tenas PADK Kagumi Kemegahan Rumah Ibadah Ikonik


"Menapaki ruang-ruang sejarah di Masjid Istiqlal dan melangkah melalui Terowongan Silaturahmi menuju Katedral adalah wujud nyata merawat ingatan tentang harmoni dan toleransi bangsa."

Tenas PADK -- Rangkaian agenda hari kedua Temu Nasional (Tenas) Purna Aktivis Dewan Kerja (PADK) ke-22 pada Sabtu, 17 Oktober 2026, menyuguhkan perjalanan yang sarat nilai sejarah dan kebangsaan. Usai menikmati sarapan pagi di Tavia Heritage Hotel, rombongan kontingen langsung meluncur menuju kompleks Masjid Istiqlal di pusat ibu kota.


Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan sesi foto bersama di halaman masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut. Rombongan kemudian diterima secara resmi oleh pengurus Masjid Istiqlal yang hadir mewakili Menteri Agama. Dalam sambutannya, pihak pengurus memaparkan sejarah panjang berdirinya masjid—mulai dari era penjajahan, sayembara desain bersejarah yang dimenangkan oleh Friedrich Silaban, proses pembangunan dari awal yang sempat terhenti hingga dilanjutkan kembali, hingga wajah Masjid Istiqlal saat ini.


Tidak hanya sejarah fisik bangunan, pemaparan juga mencakup profil jamaah harian serta penjelasan mendalam mengenai filosofi ornamen-ornamen megah yang menghiasi sudut-sudut masjid. Usai mendengarkan paparan di ruang utama, agenda dilanjutkan dengan tour edukatif menuju museum Masjid Istiqlal untuk mengenal lebih dekat setiap artefak dan sudut penting bangunan bersejarah ini.


Selepas rangkaian kunjungan di Istiqlal, rombongan bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju destinasi sarat makna berikutnya dengan melintasi Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Istiqlal langsung ke Gereja Katedral Jakarta.


Di hadapan gedung Katedral, rombongan disambut hangat oleh tim Humas Katedral yang memberikan penjelasan mendalam mengenai sejarah, arsitektur, serta peran gereja dalam merawat kerukunan umat beragama. Sesi interaktif ini ditutup dengan foto bersama di depan Katedral, menyempurnakan rangkaian kunjungan pagi yang memperkuat pesan persatuan dan toleransi lintas iman, sebelum rombongan bersiap melanjutkan estafet perjalanan ke destinasi berikutnya.



Ads
Lebih baru Lebih lama