"Biarlah lelah ini menjadi illaah senyum bahagia dan rasa nyaman para peserta adalah harapan terbesar di balik setiap tetes peluh perjuangan panitia."
Tenas PADK -- 15 Oktober 2026 ditandai dengan kehadiran Purna Aktivis dan Anggota Dewan Kerja yang merayakan hari jadinya ke-31. Beberapa kali ulang tahun PADK, di hampir setiap tahun, dibersamai dengan kegiatan silaturahmi purna anggota hampir dari seluruh Nusantara dalam giat Temu Nasional (Tenas). Pertemuan yang sering kali dinanti-nanti karena di acara inilah para purna aktivis saling bersilaturahmi, bernostalgia dan berdiskusi menyumbangkan pikirannya. Kegiatan ini diadakan di beberapa ibu kota propinsi, seperti pernah di Semarang, Samarinda, Manado, Mataram dan sebagainya. Di ulang tahun PADK ke 31 tahun ini pun, sekaligus diperingati dalam Temu Nasional ke 22, yang diadakan di Jakarta, 16 – 18 Oktober 2026.
Sejak awal tahun 2026 Kepantiaan Tenas Jakarta 2026 dibentuk oleh beberapa anggota PADK dari pelbagai daerah yang berdomisili di Jabodetabek. Sekitar 20 orang anggota panitya, dipimpin oleh Kak Syamsul Huda, aktivis di Kwarda DKI dan Kwarnas, dan disemangati oleh Kak Noor Silvany, kak Ai Maria juga kak Triadi, sebagai penasehat. Dan yang penting lagi adalah restu restu, ijin dan dukungan penuh dari Kwarda DKI serta Kwarnas.
Tak terasa waktu bergulir cepat, dan esok adalah tanggal pelaksanaan Tenas Jakarta 2026. Di balik kegiatan PADK di Jakarta, para panitia bekerja dengan segala upaya, menyiapkan segala hal bagi kelangsungan Tenas agar dapat berjalan sebaik-baiknya.
Lebih dari enam bulan, energi, pikiran, waktu dan biaya dicurahkan demi menyusun kegiatan yang dapat membahagiakan kakak-kakak peserta Tenas. Semangat anggota panitya tidak luntur, meski kendala menghalang, seperti keterbatasan anggaran yang swadaya, juga perijinan ke pelbagai dinas di lingkup pemerintahan yang memberikan dukungan luar biasa, sampai detik terakhir dan seluruh dinas pemerintahan terkait memberikan salut kepada kegiatan PADK ini. Semua disiapkan sebaik-baiknya dengan dukungan luar biasa dari kakak-kakak PADK.
Temu Nasional, bukan sekadar menyelenggarakan acara, lebih dari itu adalah keinginan tim panitia menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Setiap detail diperhatikan agar kakak-kakak peserta merasa nyaman sejak datang hingga kegiatan berakhir.
Lelah dan kesibukan menjadi bagian dari perjuangan panitia demi memberikan pelayanan terbaik. ‘’Biarlah Lelah ini menjadi Illaah’’ demikian semboyan panitia. Senyum bahagia, rasa nyaman kakak-kakak peserta menjadi salah satu harapan terbesar panitia.
Panitia pun menyadari bahwa menyambut keluarga besar PADK se Indonesia bukan hanya soal acara, tetapi juga tentang menjaga kebersamaan dan persaudaraan. Semoga segala upaya dan kerja keras panitia dapat memberikan kesan indah yang akan dikenang oleh seluruh peserta. Karena bagi panitia, keberhasilan kegiatan PADK bukan hanya ketika acara berjalan lancar, tetapi juga ketika kakak-kakak peserta pulang dengan hati senang, puas, dan membawa kenangan manis dari Jakarta.
Selamat datang di Jakarta, selamat bersilaturahmi menikmati budaya Betawi, bernostalgia di Buperta Cibubur dan mempererat persaudaraan sebagaimana jiwa Pramuka.
